dailycoffeenews.id – Kalau kamu pecinta teh, mungkin sudah tidak asing lagi dengan berbagai jenis teh Jepang seperti matcha atau sencha. Tapi pernah dengar hojicha? Buat yang belum tahu, pertanyaan seperti “hojicha adalah apa sih?” sering muncul, terutama karena teh ini mulai populer di kafe dan minuman kekinian.
Nah, di artikel ini kita bakal bahas secara santai tentang hojicha adalah apa, mulai dari asal-usulnya, rasa uniknya, sampai kenapa teh ini jadi favorit banyak orang.
Hojicha Adalah Apa?
Secara sederhana, hojicha adalah teh hijau khas Jepang yang dipanggang. Berbeda dengan kebanyakan teh hijau yang hanya melalui proses pengeringan, hojicha diproses dengan teknik roasting (pemanggangan) pada suhu tinggi setelah daun teh dikeringkan.
Proses pemanggangan inilah yang membuat hojicha punya karakter yang berbeda dibandingkan teh hijau lainnya. Mulai dari warna, aroma, hingga rasanya jadi lebih unik dan mudah dikenali.
Supaya lebih mudah dipahami, berikut beberapa poin penting tentang hojicha adalah apa sebenarnya:
1. Teh Hijau yang Dipanggang
Hojicha berasal dari daun teh hijau yang dipanggang di atas suhu tinggi. Biasanya teh ini dibuat dari daun bancha, sencha, atau bahkan batang teh. Proses roasting membuat rasa teh menjadi lebih ringan dan tidak terlalu pahit.
2. Memiliki Warna Cokelat Kemerahan
Berbeda dengan teh hijau pada umumnya yang berwarna hijau terang, hojicha memiliki warna cokelat kemerahan. Warna ini muncul karena daun teh mengalami pemanggangan sehingga klorofilnya berubah.
3. Aroma Panggang yang Khas
Salah satu daya tarik utama hojicha adalah aromanya. Saat diseduh, teh ini mengeluarkan aroma hangat yang sering digambarkan seperti:
- Aroma karamel ringan
- Aroma kacang panggang
- Sedikit smoky atau roasted smell
Aroma ini membuat hojicha terasa lebih nyaman dan “hangat” dibandingkan teh hijau biasa.
4. Rasanya Lebih Smooth dan Tidak Pahit
Jika beberapa teh hijau terasa sedikit pahit atau grassy, hojicha justru dikenal dengan rasa yang lebih ringan, lembut, dan sedikit nutty. Inilah yang membuat hojicha mudah disukai bahkan oleh orang yang biasanya tidak terlalu suka teh.
5. Kandungan Kafeinnya Lebih Rendah
Karena melalui proses pemanggangan, kadar kafein dalam hojicha cenderung lebih rendah dibandingkan jenis teh hijau lainnya seperti sencha atau matcha.
Itulah sebabnya di Jepang hojicha sering:
- Diminum pada malam hari
- Disajikan setelah makan malam
- Bahkan diberikan kepada anak-anak atau lansia
Dengan karakter rasa yang ringan dan aromanya yang hangat, tidak heran jika hojicha semakin populer di berbagai negara, baik sebagai teh tradisional maupun sebagai bahan minuman modern seperti hojicha latte.
Asal Usul Hojicha dari Jepang
Hojicha pertama kali muncul di Kyoto, Jepang, sekitar tahun 1920-an. Konon, seorang pedagang teh mencoba memanggang daun teh yang tersisa agar tidak terbuang sia-sia.
Ternyata hasilnya justru unik dan disukai banyak orang. Dari situlah hojicha berkembang menjadi salah satu jenis teh Jepang yang populer hingga sekarang.
Awalnya hojicha dibuat dari bancha, yaitu daun teh yang dipanen lebih tua. Namun sekarang, hojicha juga bisa dibuat dari:
- Sencha
- Kukicha (batang teh)
- Bahkan kadang dari daun teh kualitas tinggi
Ciri Khas Hojicha yang Membuatnya Berbeda
Kalau dibandingkan dengan teh hijau lain, hojicha punya beberapa ciri khas yang cukup mencolok.
1. Warna Lebih Cokelat
Teh hijau biasanya berwarna hijau terang, sedangkan hojicha punya warna cokelat kemerahan karena proses pemanggangan.
2. Aroma Panggang yang Unik
Aroma hojicha sering digambarkan seperti:
- Kacang panggang
- Karamel ringan
- Sedikit smoky
Inilah yang membuat banyak orang langsung jatuh suka sejak pertama mencium aromanya.
3. Rasa Lebih Ringan
Berbeda dari matcha atau sencha yang kadang terasa grassy atau sedikit pahit, hojicha punya rasa yang lebih smooth dan ringan.
4. Rendah Kafein
Karena dipanggang, sebagian kafein dalam daun teh berkurang. Itulah sebabnya hojicha sering dianggap lebih ramah untuk perut dan tidak bikin susah tidur.
Hojicha dalam Minuman Kekinian
Berikut beberapa olahan hojicha dalam minuman dan dessert kekinian yang semakin populer:
1. Hojicha Latte

Salah satu menu paling populer adalah hojicha latte. Minuman ini dibuat dari bubuk atau seduhan hojicha yang dicampur dengan susu panas atau dingin.
Ciri khas hojicha latte adalah:
- Rasa creamy dan lembut
- Aroma roasted yang hangat
- Tidak terlalu pahit seperti beberapa jenis teh lainnya
Karena rasanya lebih smooth, hojicha latte sering disebut sebagai “saingan baru matcha latte” di banyak coffee shop.
2. Hojicha Milk Tea

Selain latte, hojicha juga sering dijadikan milk tea. Biasanya minuman ini disajikan dengan tambahan gula aren, brown sugar, atau topping seperti boba.
Keunggulan hojicha milk tea dibandingkan milk tea biasa adalah:
- Aromanya lebih wangi dan unik
- Rasanya tidak terlalu manis atau enek
- Memberikan sensasi hangat dan nutty
Minuman ini sering jadi pilihan buat orang yang ingin mencoba milk tea dengan rasa yang berbeda.
3. Hojicha Ice Cream

Aroma roasted dari hojicha juga sangat cocok dijadikan es krim. Hojicha ice cream memiliki rasa yang lebih ringan dibandingkan matcha ice cream.
Karakter rasanya biasanya:
- Sedikit nutty
- Ada sentuhan karamel
- Tidak terlalu pahit
Karena itu, hojicha ice cream sering disukai bahkan oleh orang yang biasanya kurang suka rasa teh yang kuat.
4. Hojicha Dessert (Cake, Pudding, dan Pastry)

Tidak hanya minuman, hojicha juga banyak digunakan dalam berbagai dessert modern. Beberapa yang cukup populer antara lain:
- Hojicha cake
- Hojicha pudding
- Hojicha tiramisu
- Hojicha cookies
- Hojicha cheesecake
Aroma panggang dari hojicha memberikan rasa yang lebih dalam dan unik pada dessert, sehingga berbeda dari kue atau dessert berbasis matcha.
Manfaat Minum Hojicha
Selain enak, hojicha juga punya beberapa manfaat yang bikin banyak orang mulai melirik teh ini.
1. Lebih Ramah untuk Lambung
Rasa hojicha yang ringan dan kadar kafeinnya yang rendah membuatnya lebih nyaman diminum oleh orang yang sensitif terhadap kafein.
2. Mengandung Antioksidan
Seperti teh hijau lainnya, hojicha tetap mengandung antioksidan yang baik untuk tubuh.
3. Membantu Relaksasi
Aroma panggangnya yang hangat sering membuat orang merasa lebih tenang dan rileks saat meminumnya.
Cara Menyeduh Hojicha yang Benar
Supaya rasanya maksimal, cara menyeduh hojicha juga cukup penting. Tenang, caranya sebenarnya gampang.
- Siapkan 1–2 sendok teh daun hojicha.
- Tuangkan air panas sekitar 80–90°C.
- Diamkan sekitar 30 detik sampai 1 menit.
- Saring dan sajikan.
Kalau suka minuman creamy, kamu juga bisa menambahkan susu untuk membuat hojicha latte.
Hubungi Kami untuk Informasi Lebih Lanjut
Tertarik mengetahui lebih banyak tentang hojicha atau ingin mendapatkan produk berkualitas? Kami selalu terbuka untuk membantu kamu mendapatkan informasi yang dibutuhkan.
Untuk informasi produk, pemesanan, kritik, maupun saran, jangan ragu untuk menghubungi kami.
👉 Silakan hubungi kami melalui WhatsApp untuk mendapatkan respon lebih cepat dan informasi lengkap.
Tim kami siap membantu menjawab pertanyaan dan memberikan rekomendasi terbaik untuk kamu.








