
dailycoffeenews.id – Kalau kamu sering nongkrong di coffee shop, pasti sudah nggak asing lagi sama menu yang satu ini. Tapi sebenarnya Latte adalah apa sih? Apakah cuma kopi susu biasa atau ada “aturan main”-nya sendiri?
Yuk, kita bahas tuntas mulai dari arti latte, komposisinya, sampai perbedaannya dengan cappuccino. Biar nggak salah pesan lagi waktu lagi ngopi cantik
Latte Adalah Minuman Kopi Berbasis Espresso dan Susu
Secara sederhana, latte adalah minuman kopi yang terdiri dari espresso dan susu steam dengan sedikit foam (busa susu) di bagian atasnya. Kombinasi ini menghasilkan rasa yang seimbang antara kuatnya kopi dan lembutnya susu. Jadi kalau kamu membayangkan kopi yang nggak terlalu pahit tapi tetap beraroma, itulah latte.
Secara bahasa, kata latte berasal dari Italia, yaitu caffè latte yang berarti “kopi susu”. Uniknya, kalau di Italia kamu hanya memesan “latte”, yang datang justru segelas susu murni. Karena itu, penyebutan lengkapnya sebenarnya adalah caffè latte. Namun di berbagai coffee shop modern, istilah latte sudah otomatis merujuk pada kopi susu berbasis espresso.
Di dunia perkopian modern, latte dikenal sebagai minuman yang:
- Rasanya creamy dan lembut karena dominasi susu steam
- Lebih ringan dibanding espresso murni yang cenderung pekat dan pahit
- Cocok untuk pemula yang baru mulai menikmati kopi
- Mudah dikreasikan dengan berbagai sirup seperti vanilla atau caramel
Nggak heran kalau banyak orang yang awalnya merasa “nggak suka kopi pahit” justru akhirnya jatuh cinta lewat latte. Rasanya ramah, nggak mengintimidasi, tapi tetap punya karakter kopi yang khas.
Komposisi Latte yang Bikin Rasanya Lembut
Sekarang kita masuk ke bagian yang paling penting. Supaya makin paham kenapa latte adalah minuman kopi yang rasanya lembut dan creamy, kita bedah satu per satu komposisinya secara lebih detail.
1. Espresso (Fondasi Rasa Kopi)
Espresso adalah dasar dari segelas latte. Tanpa espresso, ya cuma jadi susu hangat biasa
Biasanya latte menggunakan:
- 1 shot espresso (±30 ml)
- Diekstraksi selama 25–30 detik
- Menghasilkan rasa kopi yang pekat dan aromatik
Espresso ini yang memberikan:
- Karakter rasa kopi
- Aroma khas yang wangi
- Sedikit sentuhan pahit yang seimbang
Kalau kamu suka rasa yang lebih strong, latte juga bisa pakai double shot. Jadi lebih bold tapi tetap creamy.
2. Susu Steam (Rahasia Tekstur Creamy)
Bagian ini yang bikin latte terasa lembut dan “ramah” di lidah.
Biasanya menggunakan:
- 150–200 ml susu cair
- Dipanaskan dengan steam wand hingga suhu ±60–65°C
- Dibuat menjadi microfoam (gelembung super halus)
Kenapa susu steam penting?
- Memberikan rasa manis alami dari laktosa
- Membuat tekstur minuman jadi smooth
- Menyeimbangkan rasa pahit dari espresso
Jenis susu juga bisa memengaruhi rasa:
- Full cream → lebih creamy dan kaya
- Low fat → lebih ringan
- Oat milk/almond milk → ada sentuhan rasa unik dan nutty
Semakin bagus teknik steaming-nya, semakin halus tekstur latte yang dihasilkan.
3. Foam Tipis (Sentuhan Akhir)
Di bagian atas latte biasanya ada lapisan foam tipis sekitar 0,5–1 cm.
Berbeda dengan cappuccino yang foam-nya tebal dan berbusa, latte hanya punya:
- Lapisan tipis
- Tekstur lembut, bukan berbuih besar
- Permukaan rata untuk latte art
Fungsi foam ini:
- Menambah tekstur
- Memberi tampilan cantik
- Membantu menjaga suhu minuman tetap hangat
Perbandingan Komposisi Latte Secara Sederhana

Supaya makin kebayang, ini gambaran rasio umumnya:
- 1 bagian espresso
- 3–4 bagian susu steam
- Sedikit foam tipis di atas
Karena susunya jauh lebih dominan dibanding espresso, rasa latte jadi:
- Lebih mild
- Tidak terlalu pahit
- Creamy dan balance
- Cocok untuk pemula
Inilah alasan kenapa banyak orang bilang latte adalah pintu masuk terbaik buat mulai menikmati kopi. Rasanya tetap ada kopi, tapi nggak “nendang” berlebihan.
Kalau kamu tim yang suka kopi lembut tapi tetap beraroma, latte jelas pilihan aman dan nggak pernah salah.
Tekstur dan Sensasi di Mulut
Kalau kita bahas soal rasa di lidah, perbedaan latte dan cappuccino langsung terasa dari teksturnya. Meski sama-sama berbasis espresso dan susu, pengalaman saat menyeruputnya cukup berbeda.
Latte dikenal dengan tekstur yang:
- Lebih smooth dan creamy
- Ringan saat diminum
- Minim gelembung besar
- Lebih “cair” dan menyatu
Karena kandungan susu lebih banyak dan foam-nya tipis, latte terasa lembut dari awal sampai akhir. Nggak ada sensasi busa tebal yang mengganggu, jadi cocok buat kamu yang suka kopi dengan karakter halus.
Sementara itu, cappuccino punya ciri khas:
- Foam lebih tebal
- Tekstur lebih airy dan berbusa
- Sensasi minum yang lebih berlapis
- Rasa kopi terasa sedikit lebih bold
Itulah kenapa cappuccino sering dianggap lebih kuat dibanding latte, walaupun bahan dasarnya mirip.
Tampilan dan Latte Art

Kalau kamu sering lihat gambar hati atau daun di atas kopi, itu biasanya ada di latte.
Kenapa bisa begitu? Karena latte memiliki:
- Microfoam yang lebih halus
- Permukaan susu yang rata
- Tekstur stabil untuk dituangkan pola
Foam tipis dan lembut ini bikin barista lebih mudah berkreasi membuat latte art yang estetik dan Instagramable.
Kandungan Kafein Latte, Banyak Nggak?
Karena biasanya cuma pakai 1 shot espresso, kandungan kafeinnya sekitar 60–75 mg (tergantung jenis biji kopi).
Artinya, latte:
- Nggak sekuat americano
- Tapi tetap cukup buat bikin melek
Kalau mau lebih strong, kamu bisa request double shot biar rasa kopinya lebih nendang.
Latte Adalah Kopi Susu yang Creamy dan Friendly
Jadi, Latte adalah minuman kopi berbasis espresso dengan campuran susu steam yang lebih dominan dan foam tipis di atasnya. Rasanya lembut, creamy, dan lebih ringan dibanding cappuccino.
Perbedaannya dengan cappuccino ada di:
- Jumlah susu
- Ketebalan foam
- Intensitas rasa kopi
Sekarang sudah nggak bingung lagi kan kalau mau pesan di coffee shop? Tinggal sesuaikan sama mood kamu hari itu. Mau yang lembut? Latte. Mau yang sedikit lebih bold? Cappuccino.
Ngopi itu bukan cuma soal kafein, tapi juga soal vibe.
Saatnya Nikmati Latte Favoritmu!
Sekarang kamu sudah tahu bahwa Latte adalah minuman kopi berbasis espresso dan susu yang punya rasa creamy, ringan, dan nyaman di lidah. Cocok untuk pemula, tapi juga tetap disukai penikmat kopi sejati karena keseimbangan rasanya.
Dengan komposisi espresso sebagai dasar dan susu steam yang dominan, latte jadi pilihan aman untuk berbagai suasanabaik itu meeting santai, kerja di café, atau sekadar me-time sambil scroll media sosial. Nggak heran kalau minuman ini selalu masuk daftar best seller di hampir semua coffee shop.
Kalau kamu ingin mendapatkan informasi lebih lanjut seputar kopi, rekomendasi produk terbaik, atau ingin bekerja sama dengan kami, jangan ragu untuk menghubungi tim kami.
Untuk informasi, produk, kritik dan saran silakan hubungi kami di WhatsApp. Kami dengan senang hati siap membantu kebutuhan kamu!








